ak sengaja saya ingin sekali memposting konten dan judul ini, mungkin ini cerita nyata atau hanya khayalan sang prof dr blogging coretan rizal saja, tapi apa salahnya saya berbagi cerita sedikit tentang sumpah pocong yang dilakukan seorang pelacur.
Pelacur identik dengan kebohongan dan klepto, sumpah sudah menjadi lalap dia sehari-hari. Tak peduli apa yang akan terjadi setelah dia mengucapkan sumpah itu. Pada suatu hari sebut saja namanya HR, HR tepatnya dimalam ledis pergi ke tempat prostitusi untuk jajan sembarangan, disana HR nego dengan owner yang mengelola sebuah villa itu, dan minta disiapkan satu wanita cantik dan mungil… dan pemilik villa itupun memberikan tariff penyewaan villa seharga Rp 800.000 dan ini belum beserta perempuan yang di pesan oleh HR tersebut. Tak lama kemudian pemilik villa itu mengetuk pintu HR, dan member satu wanita cantik dan mungil kepada HR, dan HR pun senang.
Perlahan wanita itu mendekati HR, dan berbincang-bincang dengan HR, mereka saling berbagi cerita dan berita, dan HR pun dengan seriusnya mendengar dan memperhatikan sepatah demi sepatah ucapan wanita itu, HR pun setelah mendengar cerita wanita itu dia tidak jadi untuk meniduri wanita itu, karena HR sangat prihatin dengan keadaan wanita itu yang menceritakan kisah-kisah dia dulu hingga terjerumus ke lubang iblis tersebut.
Malam pun telah gelap, dan mereka pun tidur, di tengah tidur yang lelap terbangunlah wanita itu, dan mengambil dompet milih HR, dan di dompet itu didapati kartu ATM, dan wanita itu mencuri kartu ATM milik HR tersebut berikut kode PIN yang diselipkan di dompet HR yang ditulis di selembar kertas kecil. Wanita itu tergesa-gesa keluar villa dan menuju dimana mesin ATM itu berada, di cek isi uang HR sebesar ratusan juta rupiah, dan di gondolah semua uang HR di mesin ATM itu.
Singkat cerita si wanita itu dengan tenang kembali lagi masuk ke villa itu dengan perlahan-lahan memasukan kartu ATM milik HR ke dompet tersebut. Dengan tenangnya wanita tersebut langsung tidur di samping HR.
Paginya HR terbangun dan memberi uang untuk wanita itu sebesar Rp 500.000, dan mereka pun pulang ke rumah masing-masing. Di perjalanan si HR membuka dompetnya itu dan melihat kartu ATM HR berubah posisi, tadinya di selipan kedua kini berubah di selipan ke tiga, dan memeriksa selembar kertas yang berisi tulisan kode PIN itu juga telah lenyap. HR curiga dan kembali lagi di villa itu dan menemui pemilik villa itu, panjang cerita si pemilik villa itu langsung mencari gadis itu hingga menemukannya di tempat teman gadis tersebut.
Dengan santainya si gadis menuju villa itu, dan bertemu lagi dengan HR, HR bertanya pada wanita itu
HR”saya bias bertanya sedikit kepadamu?”
Wanita “tentang apa?” jawab gadis dengan tenang”
HR “sewaktu saya tertidur semalam, apakah kamu coba untuk membuka dompetku?”
Wanita “dengan sedikit raut wajah yang mencurigakan menjawab dengan terbata-bata
Ti… ti… tidak!”
HR “apakah kamu berani bersumpah?”
Wanita “saya berani bersumpah, saya tidak tau apa-apa”
HR “bagaimana kita melakukan sumpah pocong?”
Karena wanita itu terbiasa berbicara sumpah, akhirnya dia mengikuti ajakan HR untuk melakukan sumpah pocong tersebut. Dan bagaimana kelanjutannya? Ikuti terus update-update coretan saya ini.